|
Kambing untuk Aqiqah Umur Berapa
Kambing untuk Aqiqah Umur Berapa

Sebagian dari Anda mungkin ada yang belum tahu, sebenarnya kambing untuk aqiqah umur berapa? Serta bagaimana tata cara aqiqah yang benar? Kedua pertanyaan tersebut mungkin sering dipertanyakan.

Oleh orang-orang yang pertama kali melaksanakan aqiqah untuk anaknya, aqiqah sendiri ialah menyembelih domba. Atau kambing sebagai salah satu bentuk syukur serta rasa cinta kepada Allah atas nikmat kelahiran anak. 

Dalam melaksanakan aqiqah, tentu harus sesuai dengan syariat Islam dan tata caranya juga harus benar. Dalam artikel kali ini kita akan bahas umur kambing untuk aqiqah serta tata cara pelaksanaannya.

Kambing untuk Aqiqah Umur Berapa?

Seperti sudah dibahas sebelumnya, apabila akan mengadakan aqiqah untuk anak, ada beberapa persyaratan yang wajib diperhatikan. Salah satunya terkait umur hewan atau kambing yang akan digunakan.

Lantas kambing untuk aqiqah umur berapa? Umur domba atau kambing untuk aqiqah tentunya harus sesuai dengan ketentuan yang sudah diatur oleh syariat Islam. Berdasarkan hadits dari Jabir bin Abdullah.

Kambing untuk Aqiqah Umur Berapa
Kambing untuk Aqiqah Umur Berapa

Rasulullah SAW bersabda, Janganlah kalian menyembelih kecuali musinnah. Musinnah di sini merupakan hewan yang telah memasuki tahun kedua, semenatara jadza’ah. Merupakan hewan yang telah memasuki bulan ketujuh. 

Jadi pertanyaan kambing untuk aqiqah umur berapa? Bisa terjawab. Pertama untuk kambing minimal 1 tahun atau memasuki tahun kedua, sedangkan untuk domba minimal 6 bulan atau memasuki bulan ketujuh.

Sehingga apabila Anda ingin aqiqah menggunakan domba atau kambing, pilihlah domba. Dengan usia yang sesuai dengan syariat Islam, untuk kambing minimal setahun, untuk domba minimal 6 bulan.

Berikut Ini Tata Cara Aqiqah

Pada pembahasan terakhir ini kita akan bahas tentang tata cara aqiqah yang benar sesuai syariat. Di bawah ini beberapa tata cara aqiqah sesuai syariat yang perlu diketahui, antara lain :

  1. Dilaksanakan di Hari ke 7

Jika tadi Anda sudah tau kambing untuk aqiqah umur berapa, kini kita akan bahas tata caranya. Aqiqah dapat dilakukan di hari ketujuh kelahiran bayi, terhitung ketika lahir.

Apabila bayi lahir malam hari, maka 7 hari dihitung mulai esok harinya, sedangkan menurut pendapat mazhab Syafi’i. Aqiqah dapat dilakukan sesudah atau sebelum hari ketujuh.

  1. Menyembelih Hewan Aqiqah

Disebutkan di dalam kitab Fiqhul Islam wa Adillatuhu, kambing atau hewan yang akan disembelih sebagai aqiqah. Memiliki syarat sama seperti hewan kurban, baik itu dari segi usia, jenis, serta sifat-sifatnya. 

Hewan untuk aqiqah juga harus bebas dari cacat, menurut mazhab Syafi’i jumlah hewan aqiqah untuk bayi perempuan hanya 1 ekor domba. Sementara untuk bayi laki-laki 2 ekor domba.

Cara menyembelih kambing atau hewan aqiqah dengan dihadapkan ke arah kiblat. Disunnahkan untuk membaca basmalah, takbir, sholawat nabi, dan juga doa ketika menyembelih hewan aqiqah.

  1. Masak Daging Aqiqah dan Membagikannya

Setelah mengetahui kambing untuk aqiqah umur berapa, tata cara berikutnya yang perlu Anda ketahui. Ialah memasak daging dan membaginya setelah hewan tersebut disembelih, perlu diketahui hukum daging aqiqah itu.

Sama seperti halnya daging kurban, yaitu boleh dimakan oleh orang-orang yang memiliki hajat, sebagiannya lagi boleh disedekahkan. Disunnahkan untuk memasak daging hewan aqiqahan serta pihak keluarga dan juga orang lain.

Boleh makan daging tersebut di rumah si pemiliknya, ada 2 pendapat terkait hal ini. Sebagian ulama mengatakan boleh membagikan daging tanpa perlu memasaknya terlebih dulu.

Namun sebagian ulama lainnya menyebutkan akan lebih baik apabila memasak dagingnya terlebih dulu. Barulah setelah itu bisa dibagikan ke orang-orang lain dalam kondisi sudah matang.

  1. Memberi Nama dan Mencukur Rambut

Sayyid Sabiq dalam menyebutkan, disunnahkan untuk memberi nama dengan cara memilihkan nama terbaik untuk bayi. Lalu mencukur rambutnya, kemudian setelah itu menyedekahkan perak seberat rambut bagi yang mampu. 

Ketika beraqiqah untuk Hasan dan juga Husain, Rasulullah SAW mengatakan kepada Fatimah. Untuk mencukur kepala Hasan serta Husain, lalu sedekahkan perak seberat kepada orang-orang miskin.

Kemudian Ali menimbangnya, beratnya ialah 1 dirham atau kurang dari itu. Itu menurut Hadits Riwayat Tirmidzi dalam Sunan Tirmidzi, begitulah yang dijelaskan menurut syariat Islam.

  1. Membaca Doa

Umat muslim juga dianjurkan untuk membaca doa ketika melaksanakan aqiqah. Doa tersebut dapat dibaca ketika menyembelih hewan aqiqah, kemudian pada saat mencukur rambut dan setelahnya.

Serta pada saat membacanya untuk menutup rangkaian aqiqah, begitulah tata cara aqiqah menurut syariat Islam. Jadi kini Anda tidak perlu bingung tentang kambing untuk aqiqah umur berapa, serta tata caranya.

Jika Anda tertarik untuk mengakses informasi lebih lanjut mengenai hewan ternak untuk berbagai kebutuhan, Anda bisa mengaksesnya di website https://jualsapikurban.com/. Anda juga bisa klik di https://wa.me/6281212333589 untuk terhubung langsung dengan tim kami.