
Beli sapi betina untuk indukan tentu harus memperhatikan beberapa faktor penting. Sebagai peternak sapi, terutama para peternak pembibitan (breeder), mengetahui ciri-ciri dalam memilih sapi untuk indukan yang bagus adalah suatu kewajiban. Indukan sendiri adalah sapi betina yang mempunyai organ reproduksi normal juga sehat yang selanjutnya memiliki peranan penting dalam proses pengembangbiakan. Lalu bagaimanakah tips memilih sapi untuk indukan dengan kualitas yang baik tersebut?
Tips Beli Sapi Betina untuk Indukan Kualitas Bagus
Produksi ternak akan berkembang dengan baik jika proses reproduksi berjalan dengan normal. Indukan sapi yang bagus tentu mempunyai kemampuan reproduksi yang baik. Semakin baik kemampuan reproduksi dari indukan sapi tersebut, maka akan semakin tinggi produktivitas ternak serta menghasilkan anak yang bagus pula. Dengan kata lain efisiensi reproduksi yang tinggi dengan produktivitas ternak yang tinggi bisa diperoleh ketika kemampuan reproduksi bagus. Hal ini juga perlu diiringi dengan pengelolaan ternak yang baik. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk membeli sapi untuk indukan, terdapat beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan agar memperoleh sapi betina yang bagus antara lain:

1. Pilih Sapi Betina yang Sudah Cukup Umur
Perkembangan ternak akan lebih optimal apabila reproduksi sapi betina sudah matang atau cukup umur. Reproduksi yang matang dapat dilihat dari umur sapi yakni sekitar 18 hingga 24 bulan. Ini merupakan umur yang ideal bagi sapi untuk memulai menjadi indukan.
2. Amati Penampilan Luar Indukan Sapi Betina
Hal penting lain yang perlu diperhatikan saat akan beli sapi betina untuk indukan yakni dengan memperhatikan dengan seksama penampilan fisik luar sapi betina tersebut. Kondisi fisik yang menunjukkan sapi betina yang bagus antara lain gerakannya yang lincah dan sehat, mata atau kulit yang mengkilap, mempunyai warna kulit dan bulu sesuai dengan jenisnya. Sapi PO harus memiliki warna putih, sapi Bali betina berwarna merah bata sedangkan untuk yang jantan berwarna hitam (usia dewasa). Sementara itu untuk sapi Madura berwarna coklat. Tampilan fisik lain yang perlu diperhatikan adalah bentuk serta ukuran antara kepala, leher, serta tubuh ternak harus serasi.
Dari segi ukuran tubuh, pilih sapi yang mempunyai bobot tubuh yang ideal. Dengan kata lain, sapi tidak terlalu gemuk dan tidak terlalu kurus. Pada umumnya, sapi betina indukan ideal berkisar antara bobot 270 – 350 kg untuk menjaga performa kehamilan. Hal ini tidak mempersulit proses kebuntingan serta kelahiran pedet nantinya.
3. Perhatikan Sikap, Tingkah Laku, Sensualitas Sapi Betina
Selain memperhatikan tampilan fisik, hal penting lain yang perlu diperhatikan saat beli sapi betina untuk indukan adalah sikap dan tingkah lakunya. Kedua hal ini sangat berkaitan dengan resiko keguguran nantinya. Jika sapi terlalu aktif dan mudah gelisah, maka bisa meningkatkan terjadinya resiko keguguran. Maka sebaiknya pilih sapi yang bersikap tenang serta tidak mudah gelisah. Selain itu, perhatikan pula sensualitas sapi betina tersebut. Sapi betina yang sudah cukup kuat bisa ditandai dari siklus birahi yang teratur. Hal ini biasanya dapat dilihat dari data recording sapi tersebut.
4. Nafsu Makan yang Terjaga
Selanjutnya, yang perlu diperhatikan dalam membeli sapi betina yang akan digunakan untuk indukan yakni melalui memperhatikan nafsu makan sapi. Dalam proses perkembangbiakan sapi, nafsu makan calon indukan sapi betina harus benar-benar terjaga. Hal ini bertujuan agar asupan nutrisi di dalam tubuh tetap terjaga dan terpenuhi. Dengan memperhatikan beberapa tips penting di atas saat akan beli sapi betina sebagai calon indukan memiliki peranan penting dalam perkembangbiakjan sapi baik secara alami atau proses inseminasi buatan. Pilihan yang tepat calon indukan sapi sangat menentukan hasil yang akan diperoleh nantinya.
Jika Anda tertarik untuk mengakses informasi lebih lanjut mengenai hewan ternak, khususnya hewan kurban, Anda bisa mengaksesnya di website kami. Anda juga bisa klik di sini untuk terhubung langsung dengan tim kami.