
Sapi Bali super jenis sapi asli dari Indonesia dimana mempunyai daging kualitas tinggi dan harga mahal. Sapi Bali sendiri berasal dari groups Bibovine yakni Bos Javanicus, Bos Sondaicus, dan Bibos Banteng).
Sapi Bali sebagai satu satunya jenis sapi bangsa rumpun asli Tanah Air dengan banyak keunggulan. Sapi Bali sudah tersebar di seluruh provinsi Indonesia. Populasi sapi Bali terbanyak tentu ada Provinsi Bali. Setelah Bali, diikuti oleh Sulawesi Selatan, dan NTT.
Sapi jenis ini telah dikembangkan di Bali sejak zaman dulu dan diyakini bahwa memiliki keunggulan terbaik daripada sopai lokal lain. Sehingga disebut sebagai sumber daya atau kekayaan nasional yang harus dijaga kelestarian jangan sampai punah.
Karakteristik Sapi Bali Super
Karakteristik atau ciri-ciri sapi Bali super tentunya berbeda dengan jenis sapi Indonesia pada umumnya. Sapi Bali ini secara fisik memiliki berat tubuh agar besar. Sehingga tidak heran jika harga jual beli sapi Bali lebih mahal daripada jenis sapi lain.
Saking mahalnya tidak semua orang bisa membeli sapi jenis ini. Nah bagi Anda yang ingin membudidayakan sapi Bali. Hal utama perlu Anda ketahui adalah ciri dan karakteristik dari sapi itu sendiri. Jadi dengan mengetahui karakteristik pada sapi ini memudahkan Anda dalam memeliharanya.
Berikut ciri-ciri sapi Bali:
1. Warna Bulu
Karakteristik pertama dari sapi Bali adalah warna bulunya. Untuk sapi betina dan pedet atau godel jantan memiliki warna bulu merah bata. Sedangkan sapi jantan memiliki warna bulu hitam.
Perubahan warna terjadi pada pedet jantan ketika umur 1,5 tahun dan menjadi hitam pada usia 3 tahun. Warna hitam bisa berubah menjadi coklat tua atau merah bata kembali jika sapi jantan itu kebiri. Hal tersebut karena pengaruh hormon testosterone.
2. Tungkai Berwarna Putih
Tungkai pada sapi Bali memiliki warna khas yaitu putih, seakan-akan sapi menggunakan kaos kaki. Selain bagian tungkai bagian pantat sapi juga berbentuk seperti cermin.
Warna bulu putih juga dijumpai pada mulut atas bawah, perut, ujung ekor dan tepi daun telinga. Kadang ada juga paduan warna buku putih dengan coklat. Akan tetapi kedua warna ini termasuk kelainan sapi.
3. Memiliki Bentuk Simetris dan Persegi
Uniknya dari bentuk sapi Bali adalah persegi serta simetris. Bentuk tubuhnya membesar ke depan menunjukkan kesamaan bahwa sapi Bali berasal dari banteng layar. Akan tetapi dengan ukuran lebih kecil dari banteng.
4. Bagian Tanduk
Tanduk sapi Bali tumbuh terbilang unik dari sapi lokal Indonesia lainnya. Untuk sapi Bali betina tanduk akan tumbuh ke bagian dalam. Sedangkan sapi Bali jantan tanduk tumbuh pada bagian kayuar kepala. Jadi Anda para peternak akan lebih mudah mengenali sapi Bali jenis gendernya selain dari melihat ke alat vital sapi.
5. Bulu Sapi
Masalah bulu pada sapi memang sama saja yakni halus. Tidak lain dari sapi Bali ini. Sapi Bali juga sama seperti sapi lokal Indonesia lain yakni memiliki tekstur bulu yang lembut. Kehalusan bulunya juga menjadi daya pikat peternakan untuk memeliharanya.
6. Bagian Tengah Bulu Terdapat Warna Hitam
Berbeda dengan jenis lainnya, bagian sapi Bali di punggung memiliki warna khususnya dengan coretan hitam. Garis ini dinamai garis belut atau sering petani disebut dengan garis lindung.
Karakteristik sapi Bali super cukup unik dan beda dari jenis lain. Maka tidak heran jika sapi ini terlihat lebih menarik dan mampu memikat banyak orang untuk membelinya. Meskipun mahal tapi tidak sedikit orang membelinya.
Jika Anda tertarik untuk mengakses informasi lebih lanjut mengenai hewan ternak, khususnya hewan kurban, Anda bisa mengaksesnya di website kami. Anda juga bisa klik di sini untuk terhubung langsung dengan tim kami.