
Jual hewan qurban tidak boleh asal-asalan. Ini menyangkut sah atau tidaknya pelaksanaan ibadah qurban. Jika sebelumnya menjadikan budget sebagai kunci utama dalam berqurban, kini pengetahuan seputar hewan qurban juga penting. Jadi, sebelum membelinya pastikan sudah mengetahui apa saja syarat-syarat hewan qurban yang sah dan baik.
Persyaratan Jual Hewan Qurban
Ada banyak bisnis berkembang dengan baik dewasa ini. Salah satunya adalah menjual hewan qurban.
Kesadaran dan faktor meningkatnya ekonomi menjadi salah satu alasan mengapa bisnis ini berkembang menjadi usaha menjanjikan. Buat Anda yang tertarik menekuninya, harus tahu dulu persyaratan hewan qurban yang baik dalam ulasan berikut ini.

Termasuk Jenis Hewan Ternak (Bahimatul An’am)
Adapun syarat menjual hewan yang boleh untuk qurban adalah termasuk jenis hewan ternak. Jenis hewan qurban tersebut antara lain adalah sapi, unta, kambing, dan domba.
Kondisi Sehat dan Tidak Cacat
Syarat hewan qurban yang sah menurut baginda Nabi adalah dalam kondisi sehat dan tidak cacat. Tidak boleh mengabaikan poin ini karena termasuk syarat sahnya berqurban. Adapun beberapa hal terkait cacat hewan qurban tersebut adalah pincang, sakit, buta, putus bagian ekornya, kerusakan di daun telinga, dan patah tanduk.
Untuk mengetahui apakah hewan tersebut dalam kondisi sehat atau tidak adalah perhatikan apakah memiliki nafsu makan yang baik, mata bersinar, bulunya tidak kusam, dan lincah atau tidaknya si hewan qurban.
Usia Hewan Qurban
Syarat jual hewan qurban yang berikutnya adalah perhatikan usia atau umurnya. Sesuai ketentuan syariat bahwa usia minimal hewan qurban tidaklah sama.
Adapun usia hewan ternak sapi yang aman menjadi hewan qurban adalah minimal berusia 2 tahun dan sudah memasuki tahun ke-3. Sedangkan untuk hewan ternak unta pilihlah yang berusia 5 tahun dan telah memasuki tahun ke-6.
Lain halnya jika Anda hendak berqurban domba, setidaknya pilih yang telah mencapai usia minimal 1 tahun. Khusus untuk domba, bisa memilih yang berusia minimal 6 bulan mengingat cukup sulit untuk mendapatkannya.
Sedangkan untuk hewan ternak kambing, usahakan mendapatkan yang telah berusia minimal 1 tahun atau sudah masuk tahun ke-2.
Halal
Dalam hal ini mengacu pada bagaimana cara memperoleh hewan untuk qurban dan status kepemilikannya. Mengingat hewan qurban nantinya akan menjadi tunggangan bagi orang yang berqurban di akhirat kelak, maka usahakan memperoleh hewan tersebut dengan cara yang halal.
Dalam hal ini adalah jangan berqurban hewan ternak hasil curian, tidak membelinya dengan uang hasil riba atau judi, status hewan bukan sebagai barang gadai, dan sebagainya. Pastikan hewan ternak untuk qurban tersebut benar-benar halal statusnya.
Jelas Darimana Asalnya
Syarat jual hewan qurban yang baik berikutnya adalah jelas mengetahui dari mana hewan qurban tersebut berasal. Hal ini masih berkaitan erat dengan status halalnya hewan qurban tersebut.
Dengan mengetahui darimana asal hewan-hewan qurban tersebut, mudah-mudahan Anda memperoleh hewan qurban dengan tepat. Setidaknya bukan hasil curian atau hewan gadai.
Dengan mengetahui di mana tempat jual hewan qurban tersebut pula setidaknya Anda juga tahu apakah berada di lingkungan yang bersih atau tidak. Hal ini akan mempengaruhi kesehatan fisik dan mental atau tingkat stress hewan qurban.
Jadi, buat Anda yang hendak menekuni bisnis ini poin utamanya adalah mengetahui syarat jual hewan qurban yang benar menurut syariat adalah hal penting. Sayang bukan jika harta yang dikeluarkan untuk berqurban sia-sia hanya karena hewan ternak yang diperoleh tidak memenuhi syarat sahnya berqurban?
Jika Anda tertarik untuk mengakses informasi lebih lanjut mengenai hewan ternak, khususnya hewan kurban, Anda bisa mengaksesnya di website kami. Anda juga bisa klik di sini untuk terhubung langsung dengan tim kami.