Idul Adha dan Kriteria Orang yang Wajib Berqurban

jual sapi qurban berkualitas di bekasi

Sebentar lagi Hari Raya Idul Kurban, yang berkaitan dengan penjual sapi qurban , harga kisaran sapi qurban , tata cara berqurban dan lain sebagainya. Dan tentu saja umat islam yang akan pergi berhaji, untuk menunaikan Rukun Islam yang kelima.Dan sebagian umat  muslim akan melakukan ibadah kurban di tempatnya masing-masing dengan menyembelih hewan qurban, baik itu kambing, sapi ataupun unta . Pertanyaannya yang menarik adalah, siapa saja yang masuk kriteria orang yang wajib untuk berkurban.

Hal ini tentu saja sangat untuk diperhatikan , karena berkaitan dengan kewajiban apakah kita termasuk kriteria orang yang wajib untuk berkurban atau tidak. Perlu dicermati kita bahwa selama ini mungkin sebagian besar uma muslim berkeyakinan bahwa di kalangan umat Islam yang masuk kategori mampu saja hukumnya wajib untuk melakukan ibadah kurban. Nah , ternyata ada kriteria lagi yang lain bagi warga umat muslim yang ingin menyumbang hewan kurban.

 jual sapi kurban berkualitas di bekasi jakarta jabarKebanyakan dari ulama berpendapat bahawa perintah untuk berkurban adalah hukumnya sunnah mu’akkadah yang artinya kalau kita tidak berkurban maka kita tidak berdosa. Tetapi berbeda dengan mazhab Hanafi yang menyatakan bahwaa ibadah kurban adalah wajib hukumnya bagi yang mampu.

Begitipun halnya seandainya seorang muslin dkarunia Allah SWT berupa harta tunai mau pun non-tunai yang cukup,maka musliam tersebut dapat berkurban. Contohnya jika ia memiliki uang yang berlimpah, maka muslim tersebut wajib untuk melaksanakan ibadah kurban.

Pendapat lain juga menyatakan bahwa ibadah qurban juga wajib dilaksanakan oleh muslim yang diakurniai harta non-tunai atau harta tak bergerak seperti mobil mewah, tanah/ bangunan atau barang yang jika kita konversikan ke dalam rupiah akan bernilai tinggi .

Dalam ibadah qurban , tiada ada dikenal apakah wanita atau pria . Keduanya mempunyai hukum yang sama untuk berqurban jika memiliki kemampuan untuk berqurban. Demikian juga dalam suatu ikatan keluarga , maka suami atau isteri yang memiliki penghasilan yang mampu , dapat diwakili dengan satu hewan qurban untuk satu keluarga. Atau jika diberi Allah rezeki yang berlebih, diperbolehkan pula, lebih dari satu hewan kurban atas satu nama saja.

Pertanyaannya apakah boleh berkurban dengan mengatasnamakan anggota keluarga yang sudah meninggal, maka hukumnya boleh.

Adapoun hewan qurban yang boleh disembelih adalah sapi, kambing, dan unta yang secara lahiriah ketiga hewan tersebut tidak memiliki cacat sama sekali dan ketiga hewan tersebut telah memiliki usia yang telah ditetapkan miniimnal usianya. Nah untuk usia , kaming jika sudah berumuru setahun, sapi dua tahun dan unta sudah beruur 5 tahun

Mengenai pembagian daging hasil penyembelihan qurban, dapat dilakukan dengan menjadi sepertiga dari daging yang disembelih tersebut dibagikan ke pada para fakir miskin, kemudian sepertiga lagi lainnya untuk dihadiahkan kepada para tetangga. Dan sepertiga lainnya juga bisa diperutukan untuk keluarga yang melakukan hewan kurban. Jika ingin dapat pahala yang lebih lagi, boleh dibagikan seluruhnya kepada orang yang membutuhkan

Pada saatnya melakukan penyembelihan hewan qurban sapi atau lainnya, maka muslim tersebut yang berqurban tersebut disunahkan untuk menyembelih sapi/kambing oleh dirinya sendiri. Tapo apabila muslim tersebut tidak mampu maka diperbolehkan untuk meminta kepada orang lain yang secara syariat mampu melakukan tata laksana untuk melakukan penyembelihan hewa qurban

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*